Skip to main content

Command Palette

Search for a command to run...

Menjadi pendengar yang baik.

Kehangatan dalam berdiskusi.

Updated
2 min readView as Markdown
Menjadi pendengar yang baik.
S

We firmly believe that learning is a continuous process, and We are always eager to expand our knowledge and skills and passionate about solving real-world problems.

Seberapa sering kita merasakan ingin mengungkap sesuatu hal tetapi berat diucapkan? sepi, sunyi dan dingin.

Tidak nyaman duduk disamping seseorang dan enggan berbicara?

Tapi…, tidak semua keheningan dan diam itu berdampak buruk!

“Silence is not only good for empathy but essential for conversation.”

Ada beberapa alasan mengapa diam itu penting! Kok bisa? yes, under certain circumstances.

  1. Menjadi diri sendiri.

    Bayangkan jika kita mencoba atau memaksa untuk berbicara tetapi sebenarnya tidak ada sesuatu yang bisa atau ingin dikatakan, kita ada di posisi aneh atau bisa menimbulkan awkward moment. Orang lain bisa saja menilai kita mempunyai niat lain (buruk atau jahat) ketika kita berbicara dengannya dan efeknya bisa merasa kehilangan jati diri sendiri.

  2. Memberikan waktu untuk berfikir.

    Jika kita mencoba memahami semua omongan dari lawan bicara, akan sangat sulit mencerna-nya dengan baik. Hal ini juga penting untuk menghormati lawan bicara dengan fokus memperhatikan dengan bahasa tubuh yang tepat (mata, badan menghadap lawan bicara), mencoba untuk menahan diri tidak memotong cerita yang dia sampaikan. Kita harus menghormati waktu bicara orang lain dan begitupun sebaliknya.

  3. Memberikan waktu orang lain untuk memahami.

    Sama halnya seperti kita ingin memahami apa yang dikatakan oleh lawan bicara, dia pun mencoba ingin mengerti apa yang kita sampaikan. Bukankah tujuan berbicara adalah agar lawan bicara kita mengerti apa yang coba kita utarakan? berikan ketenangan agar dia bisa merespon dengan baik.

  4. Menjadikan diskusi lebih hidup.

    Dengan diam dapat memberikan ketenangan kedua belah pihak, baik pembicara dan pendengar. they also need time to think about what we said. Kehangatan dalam berdiskusi akan menjadikan waktu tak terasa, saling memahami, menikmati dan mengerti apa yang dibicarakan. 1 jam akan seperti 10 menit rasa-nya.

Diam dapat membangun kepercayaan dan rasa hormat pada pembicaraan, pembicara dan dapat menjalin persahabatan yang kuat pada masa yang akan datang.

Greater understanding makes conversations more efficient, conveying more information in fewer words.

More from this blog

S

Software Architect Insights

29 posts

Unveiling the Blueprint to Software Architectural Mastery